Beranda Sekolah
Logo SMK
SPMB
Budaya

Implementasi Pendidikan Berbasis Budaya di SMK Ma'arif Semanu

Kamis, 8 Oktober 2026 Oleh: Admin Masema Dilihat: 739 kali
Pendidikan Berbasis Budaya SMK Ma'arif Semanu
Siswa dan guru SMK Ma'arif Semanu mengenakan Busana Jawa Gagrak Ngayogyakarta setiap Kamis Pon.

Semanu, Gunungkidul – Di tengah pesatnya perkembangan arus globalisasi dan teknologi digital, SMK Ma'arif Semanu tetap teguh memegang prinsip melestarikan kearifan lokal. SMK Masema secara konsisten mengimplementasikan Pendidikan Berbasis Budaya sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik.

Penerapan nilai budaya tidak sekadar menjadi jargon simbolis, melainkan diintegrasikan secara aktif ke dalam rutinitas harian sekolah, etika berkomunikasi, tata krama, busana adat berkala, hingga integrasi materi budaya dalam karya kejuruan siswa.

" "Teknologi boleh berkembang hingga taraf mutakhir, namun akar budaya dan etika kesopanan Jawa harus tetap menancap kuat dalam dada setiap lulusan SMK Ma'arif Semanu. Kami mencetak lulusan berkelas global namun tetap berkarakter lokal."

— Yani Rismawati, S.Pd.Si., Kepala SMK Ma'arif Semanu

Pilar Utama Implementasi Budaya di Masema

Terdapat beberapa pilar unggulan dalam pelaksanaan pendidikan berbasis budaya di lingkungan sekolah:

Penggabungan antara kecakapan kejuruan industri (seperti bidang Otomotif TSM, Desain Komunikasi Visual DKV, dan Busana DPB) dengan nilai spiritualitas keagamaan serta kearifan budaya Jawa ini diyakini mampu menciptakan lulusan yang tidak hanya terampil dan cerdas, melainkan juga berakhlak mulia dan berintegritas tinggi.

TAGS: #PendidikanBudaya #KearifanLokal #KamisPahing #SMKSemanu
BAGIKAN:

Rekomendasi Berita Lainnya